Selasa, Maret 13, 2012

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Prestasi

Dalam olahraga prestasi, kemenangan dan pemecahan rekor adalah tujuan yang diharapkan oleh semua atlet. Untuk mencapai tujuan itu, seorang atlet harus mengandalkan kemampuan fisik dan keterampilannya, baik secara individu maupun tim. Kemampuan fisik yang prima dan keterampilan yang tinggi hanya dapat diperoleh dengan melakukan latihan.

Menurut Lenk (1983) yang dikutip oleh Lutan (1992:14) dikatakan bahwa, “Dorongan berprestasi atau mencapai hasil yang lebih baik merupakan ciri hakiki pada manusia. Karena itulah, manusia dapat bertahan dan terus kian maju melalui proses aktif dalam membentuk dirinya dan dunia sekitarnya.” Dengan demikian, maka dalam pencapaian suatu prestasi, potensi diri dan pengembangan diri dalam suatu aktivitas tertentu merupakan faktor-faktor yang menentukan tingkat pencapaian suatu prestasi. Tentang hal ini, Lutan (1988:13) menjelaskan sebagai berikut:

Faktor-faktor yang mempengaruhi pencapaian prestasi digolongkan menjadi dua katagori yaitu: 1) Faktor endogen dan, 2) Faktor eksogen. Yang dimaksud faktor endogen ialah atribut atau ciri-ciri yang melekat pada aspek fisik dan psikis seseorang, sementara faktor eksogen diartikan semua faktor di luar diri individu baik yang terdapat di lingkungan tempat berlatih maupun di lingkungan yang lebih umum pengertiannya.

Dalam proses pembinaan atlet bagi suatu cabang olahraga perlu memperhatikan kondisi dari faktor endogen dan eksogen atlet. Seperti dikemukakan di atas bahwa faktor eksogen adalah semua hal di luar diri individu, maka bagi seorang atlet faktor eksogen ini dapat berupa latihan-latihan, sarana dan prasarana latihan, keadaan lingkungan, penghargaan dan lain sebagainya. Dalam proses pembinaan atlet hendaknya fungsi faktor eksogen harus benar-benar optimal, artinya kondisi dari pelatihan yang ada dapat memberikan kontribusi yang positif dan menunjang terhadap pencapaian tujuan.

Latihan merupakan salah satu faktor eksogen yang berpengaruh langsung terhadap prestasi yang dicapai oleh atlet, karena itu latihan-latihan yang dilakukan harus mencakup segala aspek yang dibutuhkan oleh tuntutan dari olahraganya. Pengoptimalan fungsi faktor eksogen dalam pengembangan faktor endogen atlet adalah hal utama bagi usaha peningkatan dan pencapaian suatu prestasi. Faktor eksogen lainnya yang memberikan pengaruh secara langsung kepada atlet adalah kualitas pelatih, level dan frekuensi pertandingan, hasil penelitian dan lain sebagainya.

Kamis, Juli 31, 2008

Prinsip-prinsip Latihan

Beberapa prinsip latihan olahraga yang harus diterapkan untuk pencapaian prestasi yang diinginkan:
1. Sistematis
2. Berulang-ulang
3. Penambahan Beban
4. Intensitas
5. Volume
6. Frekuensi
7. Individual

Selasa, Januari 22, 2008

Memahami potensi gerak anak

Masa kanak-kanak merupakan masa yang dipenuhi oleh aktivitas gerak. Tidak nampak rasa lelah dalam diri anak walaupun sejak bangun tidur sampai menjelang sore hari dipenuhi oleh aktivitas gerak, baik dengan jalan, lari maupun lompat. Dunia anak merupakan dunia yang tak kenal lelah, semua yang diperbuatnya bersifat naluriah. Jangan heran kalau hari-hari anak penuh dengan keringat.
Jika anda melihat anak anda mampu melakukan gerak lokomotor (aktivitas gerak yang menyebabkan perpindahan posisi tubuh dan tempat), non lokomotor (aktivitas gerak yang menyebabkan perpindahan posisi tubuh saja), dan gerak manipulatif (memainkan objek tertentu) dengan baik, maka hal ini berarti anak anda mempunyai potensi dan kemampuan gerak yang baik.

Berolahraga di Kamar

Untuk sehat gampang lho! Caranya sambil tidur telentang di kasur, regangkan semua persendian dan otot-otot dengan menggeliat ke arah kanan dan kiri selama 10 detik, lalu duduk selunjur dengan pinggang tegak, kedua kaki lurus dan rapat di atas kasur, secara perlahan turunkan badan dengan kedua tangan berusaha meraih ujung kaki pertahankan selama 10 detik. Lakukan ini setiap hari ... dijamin sehat

Senin, Januari 21, 2008

Program Latihan Untuk Atlet Usia Dini

Dalam penyusunan program latihan atlet usia dini perlu diperhatikan spesifikasi cabor, minat anak, potensi dan kelengkapan fasilitas. Namun yang terpenting adalah memanusiakan anak-anak.